Monday, 26 May 2014

MIMPI! Do You Brave to Have a Dream?


Hai, Blogger! 

HAPPY NEW YEAR 2014! *udah lewat keles*

This picture to celebrate 2014 New Year!

Maaf banget. I’m really sorry because it’s a long long time I didn’t use this blog and didn’t post something.


Gu3 s3k4r4n9 sYuDaH *alay banget*


Maksud gue, 


HARI SELASA, TANGGAL 20, BULAN MEI, TAHUN 2014 INI GUE RESMI MELEPAS BAJU KHAS ANAK SMA ALIAS BAJU PUTIH ABU-ABU YANG GUE KENAKAN SELAMA 3 TAHUN INI DI SEBUAH SMA SWASTA DI DEPOK. *capslock jebol*

Maaf ya, blogger kalo gue agak random dan gaje setelah sekian lama gak aktif di dunia blogger.



Sekarang seriusan nih, gue mau berbagi kebahagian kepada para blogger, bahwa gue sekarang sudah dinyatakan “LULUS SMA” !



TINGKAT KELULUSAN SMA DI DEPOK 100%


Yippie! Yeay! Bahagia banget gue udah LULUS, rasa deg-degan sudah terbayar dengan 1 kata 5 huruf itu. Kalau tanya nilai kelulusan gue gimana, gue sih no comment, soalnya udah males duluan kalau ditanyain soal nilai.


Terus sebenernya TOPIK apa sih yang pengen loe omongin, Yun? (baca: Nit karena nama panggilan gue Nita *apa banget ya gue ini*)


Sebenernya dipostingan ke-8 gue ini (ucapan Happy Birthday to my blog itu di hitung postingan ke-7), gue pengen berbicara tentang MIMPI.





Mimpi apa sih yang dimaksud? Mimpi pas loe tidur ATAU Mimpi yang berarti impian?

 

Yang pengen gue bahas itu yang di pilihan kedua yaitu Mimpi yang berarti IMPIAN.

 


MIMPI = IMPIAN / CITA-CITA

Mimpi sebuah kata simple yang menurut gue itu membuat efek yang sangat teramat dahsyat sekali bagi seseorang, terutama gue.

Blogger, inget gak sih kalian kalau pas TK sering banget ditanyain sama gurunya begini: “Cita-cita kalian mau jadi apa?” Jawaban paling mainstream menurut gue adalah: Dokter, Pilot, Guru, Polisi, Pramugari dan Artis.

Gue mau share dikit, pas kecil gue kurang terlalu suka sama hal mainstream nih, makanya cita-cita gue pas TK menurut gue gak mainstream (read: sebenarnya mainstream banget) karena di TK gue cuma gue yang bercita-cita jadi profesi itu.

Sebenarnya cita-cita gue sewaktu masih duduk di bangku TK adalah POLISI. Ketika ditanya alasannya apa, dengan polosnya gue bilang “Niat saya adalah saya ingin menolong orang lain dalam memberantas kejahatan dan menciptakan perdamaian di dunia ini.”

Gila, niat itu terucap dengan tulus dan tanpa pikir panjang! Pas kecil gue mulia banget. Sekarang mah, sudah terkontaminasi.



Tapi lucunya, cita-cita gue yang tertera di buku kenangan TK adalah DOKTER bukan POLISI. Wkwkwk. *ngakak gue* (Gue lupa kenapa gue mau tulis DOKTER di buku kenang-kenangan TK gue.) Cita-cita gue menjadi POLISI pun pupus dan hanya mampu bertahan sekitar 3 tahun saja ketika gue yang niat awalnya gak akan merubah mimpi gue, akhirnya hanya karena alasan yang menurut gue sepele banget jadi bisa merubah mimpi gue.

Suatu waktu ketika gue duduk dibangku kelas 1 kelas semester 2 mau naik ke kelas 2 SD, gue dibelikan mainan dokter-dokteran sama nyokap gue, dan gue suka banget sama mainan itu, entah mengapa gue tiba-tiba merubah mimpi gue untuk menjadi seorang DOKTER. Itu alasannya mengapa gue merubah mimpi gue dari seorang POLISI menjadi seorang DOKTER.



MY DREAM IS WANNA BE A DOCTOR

Perjalanan MIMPI gue yang sebenarnya dimulai.

Sempat gue ditanyain sama guru SD gue pas kelas 2, “Cita-cita kamu apa, Yunita?”

Gue jawab aja, “Ingin jadi dokter, bu.”

Gue inget banget, ada teman nyokap gue tanya juga hal yang sama dengan itu, tapi teman nyokap gue ini juga tanya alasan kenapa gue pengen jadi dokter. 

Dan gue yang notabene masih kelas 2 SD itu tanpa pikir panjang main asal ngomong aja itupun menjawab, “Saya ingin menolong orang lain, bu. Lebih tepatnya ingin menolong anak-anak di daerah pedalaman. Soalnya ingin membantu orang yang berkekurangan dan memberi pengobatan gratis.” 

“Wah, berarti kalau anak ibu berobat dikasih gratis dong, ya?” tanya Ibu itu dengan nada bercanda. 

“Iya, bu.” jawab gue yang pada saat kelas 2 itupun tahu Ibu itu bercanda.

Sorry, jadi curcol begini deh..


I LOVE CHILDREN VERY MUCH!

Dipikir-pikir lagi, anak kecil itu memang MALAIKAT. Mereka masih terlalu baik, terlalu polos, terlalu lugu dan terlalu alami. It’s the reason why I like children. I LOVE <3 children very much. Setiap melihat anak kecil itu, gue pasti tersenyum, melihat tingkah mereka yang lucu, ngeselin atau lagi nangis pun akan tetap membuat gue tersenyum. 

Menurut gue masa-masa anak kecil itu SANGAT TERAMAT BAHAGIA. Umur mereka yang masih terlalu dini itu tidak mempunyai banyak masalah dan akan menyerap sesuatu lebih cepat dari pada orang dewasa karena rasa penasaran dan keingintahuan mereka sangat besar akan sesuatu, that’s why “CHILDREN ARE THE BEST AGE OF LEARNING SOMETHING NEW”.

Cita-cita gue yang tadinya DOKTER berubah lagi jadi DOKTER ANAK karena gue menyukai anak-anak, yang dimana pas SMP gue baru tahu kalau DOKTER ANAK itu diibaratkan S2 yang setara program Magister, tapi kalau di kedokteran itu S2 biasanya program Spesialis (walaupun ada program Magister di bidang kedokteran juga), jadi DOKTER ANAK itu adalah DOKTER SPESIALIS ANAK. 




THE DIFFICULTIES I WILLL FACE IN MED SCHOOL

1. WAKTU

Gue Lulus Lebih Lama dimana Umur Gue Makin Tua

Ketika SMA gue baru tahu lagi bahwa lama belajar DOKTER SPESIALIS ANAK itu 4 tahun alias 8 semester. Dimana pas S1 Pendidikan Dokter / Kedokteran Umum itu aja sudah menghabiskan kurang lebih minimal 5-6 tahun bahkan 7 tahun. 

Dimana 3,5 s/d 4 tahun pertama itu disebut Masa Pre-Klinik, kalau kita lulus dari situ kita mendapatkan gelar S.Ked (Sarjana Kedokteran). Setelah itu 1,5 s/d 2 tahun itu kita bakal menghadapi lagi Masa Profesi Kedokteran / Clinical gitu atau yang orang-orang tahu dengan sebutan KOAS, kalau kita menyelesaikan KOAS itu, kita harus mengikuti UKDI (Ujian Kompetensi Dokter Indonesia) untuk mendapatkan gelar dr. (bedakan anatara gelar Dr. dengan dr. ; dr. itu untuk dokter). 

Dan waktu 6-7 tahun itu pun belum di tambah pengabdian lagi di daerah pedalaman. Selain itu, jangan lupa ditambah lagi harus bekerja mengumpulkan uang untuk ambil spesialis. 

Kira-kira gue baru bisa dapet gelar S.Ked dan dr. itu umur 24 atau 25 tahun habis itu gue harus ke pedalaman mengabdi dulu dan buka-buka praktek, kalau ramai,gue bisa langsung ambil spesialis. 

Kira-kira gue umur 28 tahun baru mulai bisa ambil spesialis anak (itupun paling cepat, karena kalau uangnya sudah terkumpul banyak baru bisa ambil). Dan perkiraan umur gue lulus dapat gelar Sp.A (Spesialis Anak) itu pas umur gue sudah 32-33 tahun. Gila pengorbanan banget sih kedokteran itu kalau dilihat dari perjuangan lamanya gue belajar dan semakin tuanya umur gue.

Gue makin sedikit punya waktu senggang

Di samping itu, di kedokteran, loe harus mengorbankan semua kesenangan loe dan waktu hura-hura loe untuk LULUS dari FK ini. 

Kenapa? Dari sekian banyaknya blog pengalaman anak-anak yang masuk FK itu, mereka harus baca buku-buku pelajaran mereka hampir setiap hari yang dimana tebal buku itu 10x lipat lebih tebal dari Harry Potter 5, man! *lebay* 

Dan lebih parah lagi di samping tebalnya itu, itu buku dalam Bahasa Inggris lagi. Tidak terlalu masalah sih, tapi yang gue denger-denger dari para master Bahasa Inggris, Bahasa Inggris dalam dunia kedokteran itu susah banget. 

Yang sangat teramat parah adalah kalau loe kagak bisa ngatur waktu antara belajar dan hura-hura, loe bisa gak lulus dan lebih parahnya lagi kalo di FK itu kalo gak lulus gak ada kata ngulang semester depanlah, masbro dan mbabro. 


2. KADAVER

Kadaver apaan sih? Pertama kali gue tahu kata 'Kadaver' itu pas gue awal-awal di kelas 12.

Oke, akan gue jelaskan sedikitlah tentang kadaver.

Kadaver adalah sejenis jasad yang sudah di formalinkan dan berguna sebagai bahan ajar untuk mahasiswa/i kedokteran yang sesuai dengan sebuah motto: “Mortui Vivos Docent” yang berarti “Yang hidup belajar dari yang mati”. Karena tanpa adanya kadaver, apalah artinya sebuah atlas anatomi seperti Sobotta atau Yokochi ataupun Netter. Kadaver ini bahasa awamnya adalah mayat.

Sebenarnya yang pernah gue dengar-dengar dari blog orang-orang yang kuliah di fakultas kedokteran, kadaver ini tidak semenyeramkan yang ada seperti di tv-tv. Kadaver ini sebenarnya adalah teman para mahasiswa/i kedokteran itu. Tapi, tidak dapat dipungkiri, hal yang manusiawi dan wajar ketika seseorang takut bertemu dengan hal asing yang pertama kali baru ditemui. Maksudnya, banyak kok mahasiswa/i kedokteran yang mengaku dengan jujur ketika mereka pertama kali belajar anatomi dan bertemu dengan si kadaver ini, mereka takut. Tapi ketika sudah dua atau tiga kali praktikum, mereka sudah terbiasa.  

Tetapi ada satu tantangan yang teramat sangat sulit dihadapi bagi mahasiswa/i kedokteran, bukan kadavernya, tetapi bau formalinnya. Bau formalinnya itu loh, menempel di jas lab mahasiswa/i kedokterannya. Walaupun itu jaket udah dicuci 2 kali bahkan lebih dari 2 kali pun pokoknya sampai bersih, tapi bau aroma formalinnya masih ada, itu sih menurut pengalaman anak-anak yang sudah mengalaminya. Di samping itu, bagi yang tidak kuat untuk mencium aroma formalin itu, bisa muntah-muntah, loh.


MY DREAM ALMOST COMES TRUE






Why I brave to say like that?

Because…

There’s an IMPORTANT DATE IN MY LIFE.

1 hari setelah pengumuman kelulusan alias Kamis, 22 MEI 2014:

Gue diterima sebagai salah seorang calon mahasiswi FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) di sebuah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jakarta Barat yang bernama UNIVERSITAS TARUMANAGARA (UNTAR).



 
I’M VERY HAPPY TO HEAR THAT KIND OF GOOD NEWS!


Gak menyangka-nyangka gue akhirnya dapet FK juga. Awalnya udah hopeless, mengira gue gak bakal dapet FK sama sekali tahun ini. Tahu-tahunya dapet. Tadinya pengen diceritain gimana perjuangan gue untuk dapetin FK. Tapi post-an ini bisa lebih panjang lagi dan para bloggers bisa tambah males baca blog gue deh kalo tambah panjang post-annya.




Singkat kata aja sih:


MY NEW LIFE WILL BE BEGIN IN MIDDLE OF THIS YEAR ‘2014’


Finally, I wanna say thank you to all of the bloggers who read my blog right now.

Tuesday, 9 July 2013

HAPPY 2nd BIRTHDAY











WHO HAS A 2nd BIRTHDAY?






 DO YOU WANNA KNOW, BLOGGER?





 IT'S MY BLOG 



Happy 2nd Birthday, my blog. Wish my blog is more useful, more educated and more and more give experiences for the other people than before. I’m so sorry because last year I wasn’t use this blog and forgot to say “HAPPY BIRTHDAY”. I hope I can use it more actively and can share my experiences for the other people.




 



'Birthday Cake' special for my blog





ONE MORE TIME





GBU Always, my blog! :D

Monday, 8 July 2013

GUE!? SO WHAT GITU LOH!


Hai, blogger..  Sebenernya bingung sih awalnya mau tulis apa dan mau tentuin judul apa, tapi akhirnya ketemu juga deh idenya dan judulnyaa seperti “di atas ini”. Jadi isinya bisa mengalir aja deh sesuai yang ada di otak.



Di postingan ke-6 ini, gue ingin mengumumkan bahwa sebenernya “Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa...” *gaje, men*  Di postingan kali ini gue ingin mengungkapkan, ceileh, bahwa gue akan mengubah kata-kata “aku” dalam blog ini dimana sebagai kata penyapa para bloggers menjadi “gue”. Entah kenapa gue merasa kesetrum aja dengan kalimat “gue”. Ceileh, memang biasanya gue selalu ngomong gue kok kecuali ngomong sama bonyok, guru dan orang yang lebih tua n pastinye sama sms beberapa sahabat gue, coy.. *serius ini gue, gak pake boong*


Kalian mau tahu gak kenapa gue mengubah tabiat per-blogger-an (baca: mengubah kata penyapa buat para pembaca blog) gue? Pertama, karena gue SUDAH berumur 17 tahun dan Kedua, karena gue anak yang lahir di Jakarta, sob, walopun gue bukan asli Betawi sih…

Dan gue mau cerita dikit nih tentang Jakarta sebenernya tentang “GUE” sih, *agak random gitu sebenernya*. Dulu gue pernah nanya ke nyokap pas SD kurang lebih kayak gini deh “Mi, aku asalnya dari mana sih?”  Dan nyokap gue jawab “Bilang aja 'orang jakarta'”, wkwk, agak ngakak sih gue nulis itu, tapi itu beneran sob, gue kagak mengada-ada..


SEJUJURNYA *SEMUA ALASAN DI ATAS ITU SALAH BESAR*

Alasan gue mengubah bahasa gue adalah karena hampir disetiap blog semua orang Indonesia *lebay amat yak gue* menggunakan kata-kata gue, haha.. Enggak deng.. Bukan itu sebenarnya. Gue mendapat ilham (baca: melihat) blog punya kedua sahabat gue. Mereka pake kata-kata “gue”. Lebih enak aja pakai kata-kata “gue”. Kesannya lebih akrab, lebih fresh, lebih anak muda dan pastinya gak membuat blog gue kaku..



SEBENERNYA APA SIH YANG PENGEN GUE BAHAS KALI INI?



APA YA?



PENASARAN KHAN?



Kali ini gue ingin membahas tentang “GUE”. Gue ingin membahas tentang diri “GUE”. Gue ingin membahas tentang “YUNITA HALIM”.



YUNITA HALIM


Adalah seorang anak perempuan yang lahir di Jakarta, 5 Juni.. eitttsss, stop stop it..

I don’t wanna share bout my BIOGRAPHY but MYSELF.. What’s the differences between them? *gaya banget gue pake Bahasa Inggris, padahal Bahasa Inggris gue terbilang ancur, men*



YUNITA HALIM


Sebenernya bingung mau mulai dari mana nih, kawan..  Butuh keberanian besar bagi gue untuk nge-share diri gue.. It’s complicated to share myself. Oke, deh, mulai dari hal-hal yang ringan dulu ya.. Dari hal yang gue sukai dulu aja deh.. Gue suka warna pink..


Kalo pelajaran sih bisa dibilang gue hampir suka semua pelajaran. Tetapi kalau disuruh pilih satu ya bisa dibilang gue “SANGAT MENCINTAI” Bahasa Inggris. Kalo ngomong sejarahnya kenapa gue bisa suka sama pelajaran itu dimulai waktu TK. Pas TK dulu gue tertarik banget sama Bahasa Inggris dan itulah alasannya kenapa dari SD sampe SMA gue selalu ikut les Bahasa Inggris. Pernah sih gue absen les Bahasa Inggris yaitu pas kelas 6 SD semester 2 dan kelas 9 semester 2 sama akhir-akhir ini Desember 2012-April 2013. Anjir.. Di inget-inget gue aja ampe hapal kapan gue vakum les Bahasa Inggris ya.. Gue sudah hampir menjajal semua les Bahasa Inggris, gue pernah privat sama 3 guru yang berbeda, gue pernah les di EXCEL (cuma ada di Pesona Depok), ILP, LIA dan tempat les terakhir gue ini deh, EF.. Bisa di bilang : “VERY COMFORTABLE” deh buat BAHASA INGGRIS dan menurut gue, gue paling bisa deh pelajaran bahasanya “Daniel Radcliffe” yang dulu notabene pacar pertama gue dari Inggris ini.

But, I have a quote:

"Setiap segala sesuatu yang loe anggap bisa belum tentu hasilnya seperti yang loe pikirkan." – gue
"All of the things that you think you can do it sometimes the result isn't like what in your expectation." –me



KONFLIK:

Sempet sih gue merasa bosan buat les lagi karena sebuah alasan. Makanya gue sempat vakum dari EF dari bulan Desember 2012-April 2013..  Lebih tepatnya bukan bosan sih, lebih tepatnya gue merasa kemampuan Bahasa Inggris gue berkurang bahkan menurun drastis. Gue merasa gue jadi sering salah pronounce, sering salah nulis dan salah grammar. Banyak lagi deh kesalahan-kesalahan kecil dimana tidak harus gue buat karena itu grammar dasar, ditambah lagi gue males buat nambah vocab gue.. Tapi di sela-sela gue vakum itu gue tetep les privat “CONVERSATION ONLY” sama mantan guru yang pernah ngajar di ILP gitu dan beberapa waktu lalu guru gue ini pernah ngajar di Wall Street juga loh *sekalian promosi*, gue tanya ke dia tentang hal yang gue alami.. Dan guru gue menjawab ke gue kurang lebih :

“I think you’re bored. Because, I ever had a student that had an English Course like you from Elementary and she had same problem like you. And because of that, sometimes she forgot about grammar that actually studied in example in JHS. Because from my experience, people usually need it when they really need it. I mean I learned English from 1st grade of SHS and in that time I think I really need it and wanna learn more about it and have a dream become an expert or advance in English. The differences between you and me is you were studied English from Elementary  and now I think it’s quiet bored and makes you feel wanna learn another language. One day, there’s a student parents asked me like this “Should I entered my second child to have an English private with you?” I answered “My advice is don’t do like that. It’s better if you entered your second child when he really need it. I mean now isn’t a right time to entered him. Based on my student experiences it makes her bored. ””

Dan satu hal lagi. gue juga sering nih kalo gue ketemu suatu kata-kata Bahasa Inggris di dalam cerita, teks atau translate subtitle inggris gitu, gue ngerti maksudnya tapi gue lupa Bahasa Indonesianya atau kadang gimana ya susah ngejelasinnya. Sumpah, gue ngerasa kayak orang tolol abis dah ngalamin kejadian kayak gitu. Tapi, kata guru gue itu wajar dan hal itu hampir semua orang alami, bahkan guru gue yang sudah sangat ahli pun pernah lupa. NOBODY’S PERFECT, MEN! Dan gue juga pernah share ke temen sebangku gue di kelas 11, katanya sih dia juga pernah mengalami hal yang sama seperti gue, ngerti maksudnya tapi lupa Bahasa Indonesianya.



KLIMAKS:
 
Karena buktinya aja Ulangan Harian Bahasa Inggris gue di kelas 11 dimana KKMnya 78 itu gue anggap bisa dan pasti hasilnya memuaskan lah karena gue udah belajar dengan serius. Tetapi, alhasil gue REMED Bahasa Inggris. Seumur-umur gue gak pernah remed Bahasa Inggris. Bukannya mau menyombongkan diri, ya bloggers. Tapi, itulah yang menyebabkan gue jadi merasa “MENGAPA HAL YANG GUE ANGGAP PALING BISA MALAH MENJADI SESUATU YANG MENCAMBUK GUE”. Dan gue tersadar akan satu hal. (berlanjut ke bawah)



PELAJARAN YANG DAPAT GUE PETIK:

Setidaknya Tuhan masih sayang sama gue, dia mau nyadarin gue biar gak gelap mata dan sombong sama semua itu, makanya Ia menyadarkan gue yang malas belajar ini untuk lebih berusaha dan giat belajar lagi. Karena, gue sadar gue udah sombong dan besar kepala karena lumayan bisa Bahasa Inggris jadi Tuhan mengingatkan gue akan hal tersebut. Walaupun ada hambatan, tapi semua itu bisa dilewatin kok. Setiap permasalahan selalu ada penyelesainnya. Dan gue bersyukur karena gue mengetahui hal ini lebih awal daripada gue menyesal lebih lanjut pada akhirnya.

Bloggers, kenapa gue ngebahas banyak tentang pengalaman gue yang dalam ber-BAHASA INGGRIS? Karena gue ingin berbagi ke kalian semua, siapa tahu ada yang mengalami hal serupa dengan gue sedang bingung dan pengen tahu jawabannya tapi gak tahu mau tanya ke siapa atau malu tanya ke orang lain, jadi tahu deh jawabannya. *Dan gue harap jangan ada yang mengalami hal serupa dengan gue, cukup gue aja yang mengalami hal ini, bloggers*


THANKS A LOT FOR PEOPLE WHO WANNA READ MY BLOG..